Skema Kegiatan budidaya BSF & Maggot BSF

 

Ketika kita akan melakukan kegiatan budidaya bsf  / maggot bsf ini, kita tentu sebelumnya harus mengetahui posisi kegiatannya dalam pekerjaan kita. Kegiatan budidaya ini dapat berdiri sendiri atau merupakan bagian tambahan dari kegiatan yang sudah ada sebelumnya.

Anda dapat melakukannya dan menjadikan budidaya ini sebagai peluang bisnis, atau menjadikannya sebagai “unit” baru kegiatan anda pada pekerjaan yang sudah ada sebelumnya, misalnya pada peternakan anda yang sudah ada sebagai unit untuk menunjang pakan ternak dan menekan biaya produksi.

Kegiatan budidaya bsf / maggot bsf itu sendiri dapat dilihat dan dipahami secara struktur dengan mudah dengan melihat bagan di bawh ini.

 

 

Dengan melihat bagan diatas, flow kegiatan dapat dibayangkan dengan mudah, bahkan bagan ini juga dapat “merangsang” ide dan tujuan anda untuk apa budidaya ini mungkin anda lakukan. Dari sekian banyak ide dan tujuan yang digambarkan diatas atau bahkan ide-ide baru yang anda munculkan, ada hal yang perlu kita ketahui pula jika kegiatan budidaya ini menimbulkan banyak manfaat pada saat proses budidaya berjalan, tidak hanya pada tahap hasil yang didapatkan.

Pada bagan kegiatan diatas dapat dilihat jika budidaya maggot ini dapat menyerap sampah organik dan meninggalkan casting / kasgot (bekas maggot) yang merupakan sisa kultur yang ditinggalkan yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Jadi budidaya ini secara langsung dapat menjadi solusi untuk menjawab permasalah limbah organik yang hari ini menjadi masalah di lingkungan kita.

Tentukan kemana anda akan “membawa” kegaitan budidaya ini. Kami sendiri sampai saat ini menerapkan budidaya bsf ini untuk tujuan peternakan, penangan limbah organi, sekaligus suplai pupuk organik ke beberapa petani, dan melakukan presentasi serta berdiskusi dengan banyak sekali pihak yang terkait dengan ketiga hal tersebut.

(Mitra Peternak Indonesia l www.maggotBSF.com)